Oknum PJ Kecamatan, Diduga Sunat Anggaran Proyek Drainase Desa Wirowongso

Jember,, detik1.com – Diduga adanya penyalahgunaan wewenang atau jabatan terkait dana proyek drainase yang bersumber dari DD (Dana Desa) tepatnya berada di Desa Wirowongso Kecamatan Ajung, yang di duga kuat di lakukan oleh oknum Pegawai kecamatan yang berstatus Pengganti Jabatan (PJ).

Pekerjaan drainase yang terletak di Dusun Besuk dengan volume: P. 226 m, LB.40 cm, LA.30 cm,, T. 80 cm itu di bangun menggunakan DD tahun 2022 dengan anggaran sebesar Rp. 136.555.700,-. saat ini progres pembangunan drinase tersebut sudah terealisasi hampir 80 persen, sedangkan uang pekerjaan sudah cair seratus persen.

Dari hasil investigasi awak media ketika mendatangi salah satu tim pelaksana kegiatan tersebut adalah kegiatan atau proyek yang hanya menghabiskan angaran separuhnya saja yaitu 60 persen dari pagu anggaran yang terpampang di papan proyek

Doc Photo Proyek Drainase di Desa Wirowongso Yang Diduga di Sunat PJ Kecamatan.

“Dari anggaran 136 juta itu hanya di kerjakan 70 persennya, sedangkan yang 30 persennya di minta oleh PJ, alasannya untuk di bagikan ke Kecamatan dan Polsek. jadi hasilnya di lapangan tidak sesuai dengan besarnya anggaran,” pengakuan salah satu pelaksana kegiatan, (di buktikan rekaman video).

Menurut Direktur Lembaga bantuan hukum Slamet bahwa oknum PJ tersebut termasuk perbuatan melawan Hukum yaitu penyalahguna wewenang.

” Kalau oknum PJ tersebut terbukti, maka oknum tersebut bisa di jerat pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 jo UU Nomor 20 Tahun 2001, menyebutkan, “Bahwa setiap orang dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi, menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukan dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat satu tahun dan paling lama dua puluh tahun dan atau denda paling sedikit Rp 50.000.000,00 dan paling banyak Rp 1.000.000.000,00,” terang Direktur LBH BIN ini kepada awak media, Senin (11/04/2022)

Sementara, sampai berita tayang awak media sangat kesulitan untuk mengklarifikasi melalui ponsel ataupun menemui PJ yang bersangkutan secara langsung.

(Fuad/Red)

error: