Kecewa Hasil Visum Puskesmas Sukowono, Keluarga Korban Berencana Menggunakan Jasa Lawyer

Jember, detik1.com – Sejumlah warga yang tak lain adalah keluarga korban penganiayaan bernama Ali Wafi (38) mendatangi Polsek dan Puskesmas, hal ini di picu karena merasa tak puas dengan pelayanan Polsek Sukowono Resort Jember Jawa Timur dan kecewa dengan hasil visum yang di rekomendasikan oleh Pihak Puskesmas Sukowono.

“Saya merasa dan menduga Laporan saya seakan-akan di perlambat karena ketika proses penyidikan seperti di tunda-tunda, bahkan saya harus ke kantor polisi dulu baru pihak saksi dan terlapor baru di panggil,” kata Ali Wafi.

Korban juga merasa kecewa dengan hasil visum dari Puskesmas, karena tidak sesuai dengan apa yang sudah menimpa korban.

“Saya juga kecewa hasil dengan hasil visum rekom Puskesmas Sukowono, luka lebam yang dialami saya tidak sesuai dengan hasil visum, bahkan waktu itu saya mengalami opname di Puskesmas, tapi hasil visum mengarah luka ringan saja seperti keterangan Kapolsek Sukowono, saya yakin salah satu petugas Puskesmas tidak bekerja dengan maksimal,” tambah Ali Wafi.

Doc. photo Puskesmas Sukowono

Sementara Kapolsek Sukowono I Putu Adi menerangkan bahwa proses penyelidikan dan penyidikan ini sudah sesuai prosedur. “Dari awal proses sudah sesuai dengan prosedur kepolisian dan salah satu bukti yang kami terima adalah hasil visum dari Puskesmas Sukowono, kami menyimpulkan dari hasil visum tersebut bahwa kasus ini bisa merujuk pada Tindak Pidana Ringan (Tipiring-red),” paparnya kepada awak media DetikOne. Kamis (31/03/2022)

Di sisi lain, keluarga korban mengaku tidak puas. “Kami akan menggunakan penasehat hukum agar kami tidak di permainkan dan kalau misalkan terjadi pelanggaran kami akan melakukan upaya ke Propam,” tambah salah satu saudara korban yang tidak mau di sebutkan namanya.

Sampai berita ini terbit, awak media tidak bisa meminta keterangan dari pihak Puskesmas Sukowono, awak media dihalangi untuk masuk.

(Fuad/Red)

error: