“Blusukan” Bupati Sumenep Achmad Fauzi, Tinjau Pelaksanaan Bazar Takjil Ramadhan

Sumenep, detik1.com – Bupati Sumenep Achmad Fauzi.SH,MH meninjau pelaksanaan Bazar Takjil Ramadhan yang diadakan oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep bekerjasama dengan Perkumpulan Pedagang Pasar Minggu Sumenep(P3MS) serta diikuti puluhan pedagang dengan menyajikan beragam jenis makanan dan minuman untuk menu berbuka puasa.

Bupati Achmad Fauzi saat meninjau Bazar Takjil Ramadan 2022 bersama Wakil Bupati Sumenep Hj. Dewi Khalifah, SH, MH, M.Pd.I, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep Ir. Edy Rasiyadi, M.Si, Kapolres Sumenep AKBP Rahman Wijaya, SIK, SH, MH, Dandim 0827 Sumenep Letkol Inf. Nur Cholis, A.Md serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Pelaksanaan Bazar Takjil Ramadhan tersebut dipusatkan di Jalan Basuki Rahmat Kelurahan Pajagalan Kecamatan Kota Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur,Minggu (03/04/2022)

Bupati Sumenep Achmad Fauzi, SH, MH, saat meninjau Bazar Takjil Ramadan 1443 Hijriah mengatakan, Bazar Takjil Ramadan sebagai upaya memberikan dampak positif bagi pedagang dan pelaku UMKM di Kabupaten Sumenep, karena masyarakat biasanya pada bulan Ramadan sangat antusias membeli makanan dan minuman untuk menu buka puasa bersama keluarga

“Bazar Takjil Ramadhan membuka peluang usaha pedagang dan pelaku UMKM untuk memasarkan produk kulinernya yang efeknya mampu meningkatkan perekonomian masyarakat,” tutur Bupati Sumenep Achmad Fauzi

Dikatakannya, Pemkab Sumenep memberikan izin dilaksanakannya Bazar Takjil Ramadan ini sebagai upaya menggerakkan perekonomian demi membantu meringankan beban masyarakat akibat dampak Covid-19

“Semoga dengan Bazar Takjil pemberdayaan ekonomi benar-benar bermanfaat bagi pedagang, termasuk masyarakat yang ingin membeli menu makanan favorit untuk berbuka puasa,” terangnya

Sementara ini, penyelenggara Bazar Takjil Ramadan yang telah mendapat izin bertempat di depan Labang Mesem, Mami Muda dan di Kecamatan Batuan, sehingga dengan banyaknya lokasi bazar itu mengurangi kerumuman masyarakat di satu titik lokasi.

“Karena saat ini, Covid-19 belum berakhir tentu untuk mengurangi kerumunan masyarakat dibagi beberapa titik tempat pelaksanaan Bazar Takjil Ramadan tahun ini,”tutupnya

(Rafa/Tim)

error: